Yuk Kenalan Dengan Malaria Dan Penyebabnya!

Kesehatanmurah.com – Malaria ternyata masih merupakan salah satu penyebab dari masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp betina melalui gigitannya yang mengandung parasit malaria. Gigitan nyamuk Anopheles sp ini akan menyebabkan demam yang bersiklus yang berhubungan dengan siklus replikasi aseksual parasit di dalam sel darah merah penderita.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga akhir tahun 2017 terdapat sebanyak 261.671 kasus malaria yang terjadi di Indonesia dan 100 diantaranya meninggal dunia.

Ada beberapa jenis malaria, diantaranya adalah malarian falsiparum yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum, malaria vivax disebabkan oleh Plasmodium vivax, malaria ovale disebabkan oleh Plasmodium ovale, malaria malariae disebabkan oleh Plasmodium malariae, dan malaria knowlesi yang disebabkan oleh Plasmodium knowlesi. Jenis malaria yang banyak terjadi dan merupakan malaria terberat yaitu P. falciparum dan P. vivax.

Kenali dan Atasi Malaria Sebelum Menghampirimu

Gejala yang ditimbulkan dari masing-masing jenis malaria berbeda-beda. Namun pada umumnya gejala yang sering terjadi, seperti nyeri kepala, mual, muntah, diare, pegal-pegal, nyeri otot, sifat demam akut stadium dingin (menggigil) diikuti demam tinggi kemudian berkeringat banyak, dan gejalan tersebut biasanya terdapat pada orang-orang yang tinggal di daerah endemis.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk pengendalian malaria ini yaitu dengan cara pemakaian kelambu, diagnosis dan pengobatan, serta pengendalian vektor. Beberapa upaya pengendalian vektor yang dilakukan misalnya terhadap jentik dilakukan larviciding (tindakan pengendalian larva Anopheles sp secara kimiawi, menggunakan insektisida), biological control (menggunakan ikan pemantik jentik), manajemen lingkungan dan lain-lain.

Pengobatan yang direkomendasikan untuk malaria adalah kombinasi obat antimalaria yang mencakup artemisinin. Obat kedua yang mungkin baik yaitu sulfadoksin atau primetamin. Kuinin digunakan bersamaan dengan doksisiklin jika artemisin tidak tersedia.

Selalu waspada jika ingin berpergian ke daerah endemis malaria. Jangan lupa untuk mengonsultasikannya ke dokter dan minum obat untuk pencegahan. Begitupun setelah berpergian dari daerah tersebut, apabila timbul seperti gejala-gejala di atas segera periksakan dirimu ke dokter.

Malaria dapat dicegah dan diobati, maka jangan tunggu sampai keadaan makin parah atau terjadinya komplikasi, karena malaria dapat menyebabkan kematian. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

 

Yuk Kenalan Dengan Malaria Dan Penyebabnya! | admin | 4.5