Mitos Yang Sering Salah Tentang Aturan Makan Penderita Diabetes

Mitos Yang Sering Salah Tentang Aturan Makan Penderita Diabetes – Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit yang butuh penanganan khusus. Baik penderitanya maupun keluarga penderita harus cermat dengan pola makan yang tepat. Namun, masih terdapat banyak asumsi atau hanya sekedar mitos yang beredar di masyarakat tentang pola makan untuk penderita diabetes. Yuk simak ulasan berikut!

3 Mitos Yang Salah Tentang Aturan Makan Penderita Diabetes

  1. Tidak boleh makan manis

Penderita diabetes harus membatasi mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Namun, bukan berarti para penderita diabetes tidak boleh mengonsumsinya sama sekali. Sesekali saja mengonsumsi makanan yang manis boleh, tetapi tetap dalam porsi yang kecil dan terbatas misalnya sekali dalam seminggu.

Atau jika memang ingin mengonsumsi makanan yang manis, bisa mengonsumsi buah-buahan karena walaupun manis, buah memiliki serat yang tinggi dan banyak nutrisi yang lainnya. Akan tetapi mengonsumsi buah juga sebaiknya memilih buah-buahan dengan rendah indeks glikemik, seperti buah apel atau anggur.

Selalu perhatikan porsi makanan manis Anda, jangan sampai terlalu berlebihan. Anda bisa mengganti pemanis rendah kalori sebagai pengganti gula.

  1. Harus menghindari sarapan

Faktanya sarapan bukan hal yang harus dihindari untuk orang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Mengawali pagi hari dengan melakukan sarapan sangat berguna untuk memberi bahan bakar untuk melakukan aktivitas seharian penuh, hal itu dituturkan oleh Kelly O’Connor, RD dari Mercy Medical Center, Baltimore.

Jika Anda tidak memulai hari dengan sarapan, maka asupan gula untuk mendukung kerja sel tidak ada. Sehingga tubuh cenderung akan menghasilkan gula sendiri dengan cadangan gula dalam tubuh yang akhirnya akan menghasilkan gula darah yang tinggi. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa jika seseorang tidak sarapan maka risiko obesitas dan resistensi insulin justru meningkat.

Jadi usahakan untuk selalu sarapan setiap hari untuk menjaga kadar gula darah yang konsisten. Selain itu, hindarilah makan makanan seperti gorengan dan makanan yang tinggi lemak. Perbanyak konsumsi makanan yang tinggi serat dan tinggi protein.

  1. Tidak boleh makan makanan ringan

Tak jarang orang berasumsi bahwa ngemil akan memicu naiknya kadar gula dan dapat menaikkan berat badan. Sehingga hal tersebut sangatlah dihindari oleh para penderita diabetes. Faktanya, ngemil boleh dilakukan meskipun telah diagnosis diabetes.

Syaratnya, snack yang dipilih sebagai cemilan aman dan tidak membuat gula darah naik drastis. Salah satu sanck yang bisa Anda makan yaitu yang berbahan dasar kedelai. Hal ini karena kedelai kaya akan protein dan serat serta indeks glikemiknya rendah.

Jika makanan memiliki indeks glikemik yang rendah, artinya serat yang terkandung didalam sebuah makanan tersebut cukup sehingga dapat dicerna dalam tubuh secara perlahan. Akhirnya gula darah tidak naik sekaligus dan tidak langsung melonjak tajam. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membuat kenyang lebih lama jika dimakan sebelum makanan utama.

 

Mitos Yang Sering Salah Tentang Aturan Makan Penderita Diabetes | admin | 4.5